Home / Tips and Trik Uc News / Tips Menghindari Konten yang Sudah Terbit Terkena Offline

Tips Menghindari Konten yang Sudah Terbit Terkena Offline

Menulis di platform User Generated Content atau UGC bukanlah hal yang susah, namun disisi lain juga bukan perkara mudah. Terlebih lagi untuk platform UC, konten yang diposting penulis akan melalui sejumlah tahapan screening, mulai dari penyaringan dengan menggunakan mesin dan dilanjutkan dengan pemeriksaan manual yang dilakukan tim audit, dan setelahnya baru dapat diterbitkan.

Namun kerap juga konten yang sudah terbit kemudian terkena offline, yang disebabkan oleh bermacam macam hal, namun yang pasti ketika satu konten telah terbit, dari pihak tim audit akan melakukan pemeriksaan berulang untuk menjaga kualitas konten yang terbit di platform UC.

Sejumlah hal yang perlu diperhatikan guna menghindari konten yang telah terbit terkena offline antara lain;

1. Pemakaian gambar yang tak terkait langsung

Jika gambar tak terkait langsung dengan konten yang lagi dibahas, sebaiknya diterangkan bahwa itu merupakan gambar ilustrasi. Karena kalau tak akan dinilai sebagai penggunaan gambar yang tak sesuai dan akan mendapat pesan

“Mohon maaf, gambar sampul/thumbnail pada artikel ini tak sesuai dengan topik/tema/isi artikel atau bersifat sensitif”

2. Misleading title

Penggunaan judul yang atraktif sangat berpeluang untuk mengundang pembaca melihat konten yang diterbitkan. Namun perlu diingat jangan sampai menciptakan judul yang sensasional seperti “Luar biasa!” “Terkuak!” “Parah!” “Astaga!” “Ngakak abis!” “Cantik:-) Mantap Gan:D) Baca dan Sebarkan dan lainnya.


3. Jumlah konten kurang dari 150 Kata

Guna memudahkan para penulis memproduksi konten lebih kaya, dianjurkan untuk menciptakan konten yang pendek, namun perlu di ingat batasan pendek yang diperbolehkan di Platform UC News sekaya 150 kata, dan apabila kurang dari itu akan dinilai tim audit tak sesuai dengan standar dan akan di offline.

4. Pemakaian kalimat yang tak efisien

Meskipun jumlah kata sudah diperbolehkan minimal 150 kata namun masih ditemukan juga konten yang pemakaian kalimatnya tak efisien dan berputar-putar. Biasanya penulis beralasan memberikan pengantar, namun itu biasanya disebabkan tak fokus pada topik yang lagi dibahas. Untuk itu disarankan terlebih dahulu menciptakan alur konten dan juga strukturnya, agar dapat fokus.

5. Komentar bernada negatif

Di luar hal yang terkait konten, komentar yang diberikan pengguna setelah membaca konten ternyata dapat mengakibatkan karya penulis di offline tim audit, terutama apabila komentar yang diberikan pembaca bernada negatif dan menggunakan kata-kata kasar serta sensitif. Jika penulis mendapati kontennya mendapat komentar negatif diperbolehkan untuk menghapus komentar itu melalui aplikasi.

Jadi sobat semua semua harus dapat mengonterol semua komentar yang masuk ke artikel kalia. apabila ada komentar negatif silakan di hapus.
Baca :  Apa sih Gunanya Blur dan Sensor pada Foto?

About Erzed