Home Komputer Tips Dan Cara Supaya Komputer Tidak Terkena Virus

Tips Dan Cara Supaya Komputer Tidak Terkena Virus

by Erzed
Tips Dan Cara Supaya Komputer Tidak Terkena Virus
Tips Dan Cara Supaya Komputer Tidak Terkena Virus

Cara Supaya Komputer Tidak Terkena Virus-Perkembangan teknologi memang lah sangat pesat, begitu pula dengan virus, semakin kaya program-program atau software-software yang dibuat oleh para programmer, maka semakin kaya pula virus yang menyebar.

Terkadang dengan mengunakan anti virus saja kita tak dapat mencegah agar komputer kita tak terkena virus. Terus bagaimana Tips Dan Cara Supaya Komputer Tidak Terkena Virus dan aman dari virus ? Dibawah ini admin akan memberikan Tips Dan Cara Supaya Komputer Tidak Terkena Virus

Cara Supaya Komputer Tidak Terkena Virus

1.Menggunakan antivirus yang selalu di update secara berkala.
Lakukan update secara otomatis apabila komputer terhubung ke internet atau secara manual dengan mendownload file update kemudian di instalkan ke antivirus. Hal ini bertujuan agar antivirus dapat mengenali dan membasmi virus-virus baru yang terus bermunculan.

Hal ini menjadi penting dilakukan apabila pengguna komputer selalu menggunakan flashdisk atau perangkat lain yang selalu berpindah-pindah komputer atau kerap digunakan di internet yang mana kecukupan akan membawa virus-virus baru yang dapat menular ke komputernya.

Baca Juga: Penyebab Keyboard Laptop Rusak yang Harus Anda Ketahui

Atau apabila komputer selalu digunakan untuk internet-an. Update dapat dilakukan setiap 1 atau 2 minggu sekali, namun ini tergantung juga dari penyedia antivirus dalam layanan update.

2.Untuk komputer yang terhubung ke jaringan
Selalu gunakan firewall untuk mencegah virus dan gangguan lain seperti hacker dan sebagainya.

Baca :  Motherboard, Fungsi, Bagian-Bagiannya dan Cara Merawatnya Agar Awet serta Berfungsi Maksimal

3.Lakukan scan virus pada flashdisk atau harddisk eksternal yang masuk ke komputer yang sebelumnya digunakan di komputer lain. Hal ini menjadi penting apalagi bagi pengguna komputer yang memakai antivirus portabel (tak perlu instalasi dan langsung digunakan).

4.Tidak membuka atau mengeksekusi file yang berasal dari komputer lain yang mencurigakan, seperti misalnya file atau folder yang berekteksi *.exe (application) yang terlihat mencurigakan.

5. Banyak virus yang menggunakan ikon mirip folder Windows.
Anda harus berhati-hati sebab apabila membuka folder ini maka virus dapat aktif dan menginfeksi sistem komputer Anda, apalagi Anda membuka folder dari flashdisk yang telah Anda gunakan di komputer lain atau internet.

Baca Juga: Apa yang Dimaksud Malware, Spyware dan Adware?

Agar anda tak salah mana yang folder asli atau folder bervirus, maka selalu gunakan Windows Explorer dan membuka folder dari explorer tersebut (dengan klik tanda plus dan klik folder yang diinginkan, yang kemudian isi folder akan tertampil di sebelah kanan halaman.

6.Berhati-hati apabila membuka pada menu autorun, yaitu menu dialog yang muncul sesaat perangkat luar seperti flasdisk atau cd/dvd-rom di masukkan ke komputer. Karena dapat jadi menu-menu ini sudah diubah oleh virus, jadi bukannya membuka file namun justru membuka virus. Jadi jangan dibuka apabila ada perbedaan menu atau tulisan seperti “Open folder to view file, using Application”. Menu autorun ini muncul apabila fungsi autorun pada Windows aktif.

7.Untuk menmenggantisipasi terbukanya file virus oleh pengguna komputer lewat menu autorun atau agar virus tak dapat dijalankan secara otomatis saat memasukkan media luar seperti flashdisk, maka dapat menonaktifkan fungsi autorun atau autoplay pada Windows. Dengan menonaktifkan fungsi autorun pada Windows, maka kotak menu tak akan muncul dan virus yang memanfaatkan file autorun.inf yang berada di dalam flashdisk tak akan dijalankan secara otomatis saat flashdisk dimasukkan ke komputer.

Baca :  Penyebab Mouse Wireless Tidak Berfungsi

Baca Juga: Cara Mudah Bersihkan Debu Di Keyboard Laptop

8.Untuk data-data penting seperti dokumen Ms Word, Excel dan file-file lain yang terdapat ekstensi .exe, Anda dapat mengkompresi ke file .Zip atau .RAR (dengan program WinZip atau WinRar).

Hal ini sebab dapat mencegah virus menginfeksi data-data Anda. Setelah dikompresi maka Anda dapat menghapus data Anda yang lama. Untuk menjalankan file Anda dapat lakukan ekstrak file atau langsung membuka file .Zip atau .RAR tersebut kemudian klik file yang ingin Anda buka.

Keuntungan lain yaitu file-file Anda di dalam .Zip atau .RAR ukurannya menjadi lebih kecil sebab terkompresi. Sebelumnya pastikan bahwa file-file yang ingin Anda kompres tak terdapat file virus.

Baca Juga: Hati-Hati, Inilah Penyebab Layar Laptop Blank yang Harus Di Waspadai

9.Banyak virus yang menginfeksi dokumen Ms Word dengan ekstensi .doc, yang kemudian dokumen tersebut akan berubah menjadi berekstensi .exe. Oleh sebab itu agar terhindar dari serangan virus seperti ini maka ubahlah file-file .doc menjadi ekstensi .rtf (rich text format), sebab masih jarang virus yang menyerang file .rtf. Dan apabila Anda mengetik dengan Ms Word maka simpanlah dengan format .rtf.

10.Gunakan program-program pencegah virus yang dapat secara permanen menginfeksi sistem komputer seperti Deep Freeze, System Protect dan sebagainya.

Demikianlah artikel kali ini tentang Tips Dan Cara Supaya Komputer Tidak Terkena Virus Semoga dapat membantu dan bermanfaat.

 

You may also like