Home Komputer Tips Dan Cara Menghemat Energi Listrik Pada Laptop Dan Komputer

Tips Dan Cara Menghemat Energi Listrik Pada Laptop Dan Komputer

by Erzed

Tips Dan Cara Menghemat Energi Listrik Pada Laptop Dan Komputer – Komputer dan laptop memang terkenal boros energi listrik. Apalagi komputer dekstop, sudah dapat dipastikan konsumsi listrik yang digunakan lumayan kaya. Kalo kita hitung secara kasar komputer dekstop hampir memakan daya sekitar 150 watt, angka yang lumayan tinggi untuk pemakaian sehari-hari, apalagi apabila kita berhadapan komputernya lama tiap harinya, pastinya tagihal listrik per bulan juga akan mengalami kenaikan.

Tips Dan Cara Menghemat Energi Listrik Pada Laptop Dan Komputer 4

Oleh sebab itu, pada hari ini kali ini admin akan mencoba sharing tentang cara menghemat energi listrik pada komputer dan laptop. Berikut ulasannya.


1. Atur pencahayaan dan kontras monitor 
Mungkin bagi orang yang awam atau pemula dalam menggunakan komputer, mereka jarang sekali memperhatikan pengaturan monitor mereka. Yang dimaksud dalam hal ini merupakan tingkat pencahayaan dan kontras yang diatur terlalu tinggi akan dapat menghabiskan kaya energi. Maka untuk itu anda harus dapat mengatur pencahayaan dan kontras tersebut, untuk mengatur pencahayaan dan kontras monitor tersebut gunakan tombol yang berada di bawah monitor.

Baca juga: Beberapa Contoh Jenis Chipset Motherboard dan Fungsinya

2. Matikan monitor 
Tips yang ke-dua merupakan dengan memenonaktifkan monitor, terutama monitor yang jenisnya merupakan jenis CRT (Cathode Ray Tubel), sebab monitor jenis tersebut lebih kaya mengkonsumsi tenaga listrik. Jadi, apabila anda ingin meninggalkan PC tersebut dalam waktu yang lama, sebaiknya menonaktifkan monitor anda. Anda juga dapat menyetting Windows agar secara otomatis langsung mati dalam sedikit waktu tertentu, itu dapat dilakukan dengan cara, klik “Control Panel-Options”. Dalam “Power Options Properties” klik tab “Power Schemes”. Lalu klik tanda panah di bagian “Power Schemes” lalu pilih “Home/Office desk”. Lalu pilih waktu yang diinginkan pada “Turn Off Monitor” dan klik “Apply” dan “OK”.


3. Matikan Hard disk 
Meskipun kita tak lagi melakukan apa pun pada komputer kita, namun data anda akan selalu dibaca dari hard disk (oleh sistem operasi dan sedikit aplikasi). Karena alasan ini, hard disk hard disk akan terus menerus berputar dan tentu saja ini akan menghabiskan energi. Jika anda ingin meninggalkan PC anda dalam waktu yang lama, maka sebaiknya menonaktifkan hard disk PC anda. Pada “Power Options Properties” lalu klik tab “Power Schmes”. Klik tanda panah di bagian “Power Schemes” dan pilih “Home/Off desk”. Kemudian klik “Turn off hard disk” dan pilih waktunya. Lalu klik “Apply” dan “Ok”.


4. Matikan peralatan lainnya
Matikanlah peralatan lainnya seperti, speaker, modem eksternal, scanner, Zip drive dan printer. Karena peralatan itu sangat menghabiskan kaya energi. Seringkali orang meninggalkan peralatan tersebut dalam keadaan aktif, bahkan saat kita lagi keluar dalam waktu yang lama.


5. Mode Hibernate 
Mode hibernate ini merupakan fasilitas untuk melakukan shut down, namun tak menutup atau memenonaktifkan aplikasi yang lagi kita buka baru saja. Hal ini dapat dilakukan dengan cara Mode “Hibernate”. Dengan mode ini, isi memory utama (RAM) akan tersimpan dalam hard disk. Cara melakukan mode hibernate merupakan sebagai berikut, pada “Power Options” kliklah tab “Hibernate”. Lalu klik kotak dekat “Enable Hibernation”. Klik juga pada tab “Advanced”. Dalam bagian “When I Press the power button” lalu klik tanda panahnya kemudian klik “Hibernate”. Klik “Apply” dan “Ok”. Setelah itu tekan tombol “Power” pada komputer anda. Mode hibernate sudah berfungsi, tekan tombol “Power” sekali lagi, komputer anda akan menyala dan akan otomatis membuka aplikasi yang telah anda buka baru saja.


6. Mode Standby
Agar dapat menghemat energi, sebaiknya pengaturan monitor dan hard disk berada di bagian yang paling rendah pada mode standby. Jika anda ingin meninggalkan PC sebentar, sebaiknya aktifkan mode standby. Namun yang harus anda ketahui merupakan, saat mode standby aktif data-data yang belum anda simpan dapat rusak atau hilang kalau PC anda mengalami kerusakan. Sebaiknya simpan dahulu data atau dokumen anda sebelum anda mengaktifkan mode standby ini. Mode standby dapat dilakukan dengan cara, klik “Start-Turn Off computer” lalu klik “Stanby”.


7. Gunakanlah UPS
Gunakanlah selalu alat UPS, sebab alat ini dapat membantu penyelamatan data atau shut down saat terjadi mati listrik. Untuk mengatur peralatan UPS dan mengkonfigurasikan alat tersebut “Power Option Properties” lalu pilih tab UPS. Bagian status dalam tab UPS menampilkan perkiraan jumlah menit yang dapat didukung UPS terhadap PC anda. Sebenarnya kaya cara untuk mengkonfigurasikan UPS, namun hal ini tergantung dari model dan kapasitas UPS yang digunakan.

Baca :  Tips Merawat Mouse Supaya Bisa Awet Selamanya

8. Baterai Laptop 
Jika anda men-charge baterai laptop, pastikan proses charge-nya selesai. Karena proses charge yang dilakukan setengah-setengah lalu dilanjutkan kembali, itu malah akan menghabiskan kaya energi. Jika anda ingin berpergian, sebaiknya bawa selalu baterai tambahan. Untuk menghemat pemakaian baterai. Anda dapat memanfaatkan feature Hibernate/Suspended atau gunakan soket listrik yang dihubungkan ke stopkontak.

9. Port USB 
Jika saat anda menggunakan laptop dan saat itu anda memasukkan salah satu ke port USB di laptop, sebaiknya kalau sudah selesai langsung dilepaskan saja. Karena peralatan yang masih tertancap di port USB, itu juga dapat menghabiskan tenaga pada PC atau laptop anda. Sebaiknya lepaskan alat tersebut bila pemakainnya dirasa sudah cukup.


10. Skema Pemakaian Energi Laptop
Biasanya produsen-produsen laptop juga menyertakan feature dan software power management. Software ini sangat berguna sekali bagi para konsumen laptop, sebab software ini mampu mengatur pemakaian baterai dan daya listrik yang lagi digunakan. Di software ini ada sedikit pilihan yang dapat digunakan untuk mengetahui beban hard disk dan energi lain yang lagi digunakan oleh laptop. Di antaranya mengetahui kecepatan prosessor atau pencahayaan monitor yang tepat untuk dapat menghemat baterai. Software ini sekaligus dapat menjadi pengawas bagi kita dalam menggunakan laptop.


Itulah tips dan cara menghemat energi listrik pada komputer atau laptop, semoga bermanfaat

You may also like