Home / Linux / Penjelasan Lengkap Tentang Hak Akses, Owner, Group Pada Linux Debian/Ubuntu/Lainnya

Penjelasan Lengkap Tentang Hak Akses, Owner, Group Pada Linux Debian/Ubuntu/Lainnya

Untuk kali ini, admin akan menciptakan sebuah postingan tentang hak akses pada linux. Setiap user pastinya terdapat hak akses yang berbeda pada folder atau sebuah file, ada user yang dapat upload dan download pada sebuah folder ftp, ada user yang hanya dapat download saja tanpa dapat upload, itu semua sepenuhnya merupakan seorang admin server yang memberikan hak akses yang berbeda.
Linux merupakan sebuah sistem operasi yang cukup aman menurut admin untuk dijadikan sebuah sistem operasi jaringan, mengapa ? Karena seorang admin server mempunya hak untuk memberikan pembatas kepada user biasa, jadi tak sembarangan user dapat membuka semua direktori pada server. Berikut ada tiga macam hak akses pada sebuah file:
  1. Read : Hak akses ini merupakan  dimana user diberi hak untuk membaca isi dari sebuah file, namun tak dapat merubah isi dari file tersebut.
  2. Write: Hak akses ini merupakan dimana user dapat membuka isi file dan dapat mengubah isi dari file tersebut, menambah ataupun menghapusnya.
  3. Execute : Hak akses ini merupakan dimana user dapat menjalankan sebuah file, berupa script atau program tertentu
 Setiap user pastinya terdapat hak akses yang berbeda pada folder atau sebuah file Penterangan Lengkap Tentang Hak Akses, Owner, Group  Pada Linux Debian/Ubuntu/Lainnya
Admin server memberikan sebuah hak akses berbeda pada setiap user, bertujuan untuk menjaga keamanan server dari user yang tak bertanggung jawab. Misal user1(karyawan) diberi akses untuk Read & Write pada sebuah file, sebab memang tugasnya untuk menginputkan data, dan user2(tamu) diberi akses Read, sebab  sebatas tamu hanya boleh melihat file, tanpa mengeditnya.
Namun apabila dalam sebuah jaringan terdapat kaya user, maka admin server akan menggunakan mode akses user/owner:group, perhatikan gambar berikut
Penjelasan Lengkap Tentang Hak Akses, Owner, Group  Pada Linux Debian/Ubuntu/Lainnya 1
  1. Owner : Hak akses dari user pemilik file ( rw-)   
  2. Group ; Hak akses group dari user pemilik file ( r– )
  3. Other : Hak akses user lain selain pemilik file  ( r– )
Baca :  Enaknya Membuat Desain Vector Menggunakan Inkscape di Linux

file1 : owner pakguru group guru
file2 : owner buguru group guru
file3 : owner nasrul group siswa
file4 : owner rifai group siswa
folder1 : user root group root

Hak akses diatas juga dapat diconversikan menjadi bilangan biner dan desimal, kalau menurut admin lebih mudah menggunakan konversi desimal, sebab mudah dihafal, berikut sedikit penterangan
Desimal 1 = –x  (execute)
Desimal 2 = -w- (write)
Desimal 4 = r–   (read)
Jadi apabila dalam membangun sebuah server, dan anda menciptakan sebuah folder, dan ditambahkah hak akses, seperti 

#chmod 777 file1  = ownergroupother = rwxrwxrwx

Maksud angka 7 merupakan, 1 + 2 + 4 = 7
1 = x ; 2 = w ; 4 = r  ==>  7 = rwx

#chmod 555 file1  = ownergroupother = r-xr-xr-x

Maksus angka 5 merupakan, 4 + 1 = 5
4 = r ; 1 = x ==> 5 = r-x

Untuk memberikan akses berdasarkan rwx pada linux menggunakan perintah 

chmod , contoh : chmod 755 file1

Untuk meberikan akses berdasarkan owner:group pada liux menggunakan perinta

chown , contoh : chown nasrul:siswa file1

Agar anda lebih tahu, lebih baik anda praktekkan sendiri untuk melihat perbedaan disetiap hak yang anda berikan kepada user.

Diatas merupakan Penterangan Tentang Hak Akses, Mode Akses Pada Linux Debian/Ubuntu/Lainnya


Sumber Web Wanajay

About Erzed