Home Bisnis Mengenal Kayu Pulai, Harga, Manfaat, Ciri – Ciri dan Cara Budidaya – SMK Negeri 1 Air Putih

Mengenal Kayu Pulai, Harga, Manfaat, Ciri – Ciri dan Cara Budidaya – SMK Negeri 1 Air Putih

by Erzed
 mimin ingin share tugas mimin tentang Bisnis Usaha Kayu Pulai Mengenal Kayu Pulai, Harga, Khasiat, Ciri - Ciri dan Cara Budidaya - SMK Negeri 1 Air Putih
Tugas Berita Bahasa Indonesia – Usaha Kayu Pulai – Kelompok 2 – SMK N1 Air Putih – Oke gaes, mimin ingin share tugas mimin tentang Bisnis Usaha Kayu Pulai, ini tugas sekolah admin, oiya sekolah admin bernama SMK Negeri 1 AirPutih.

Apa itu Kayu Pulai?

Kayu pulai merupakan kayu gabus yang kerap di jadikan sebagai salah satu bahan dalam menciptakan suatu produk,biasanya dijadikan tutup termos air minum. Pohon Kayu pulai merupakan jenis pohon yang dapat manfaatkan selain akarnya, dan akarnya inilah yang dapat diproduksi untuk di jadikan salah satu bahan dalam menciptakan suatu produk. Pohon kayu pulai hanya dapat tumbuh di rawa-rawa atau lembah,seperti rawa tanjung kasau,rawa kemuning yang ada di Batu bara. Perlu diketahui bahwa saat ini produksi kayu pulai telah ada di daerah Batubara yang berada di Simpang Gambus, Kec. Lima Puluh. 
Seorang pengbisnis produksi kayu pulai yang bernama Ismail menjalankan bisnisnya dengan memperkerjakan sedikit karyawan. bisnis ini di buka sebab untuk meneruskan bisnis dari orang tua pengbisnis tersebut dan bisnis ini didirikan sebab untuk penghasilan keluarganya sehari-hari. Oleh sebab itu bisnis ini dapat disebut sebagai bisnis keluarga. 

Budidaya Kayu Pulai

Dalam memproduksi kayu pulai membutuhkan modal sebesar 7 juta rupiah dalam satu kali pengambilan kayu pulai. Kayu pulai yang sudah jadi dapat dipanen dalam waktu 15 hari. Dan keuntungannya dalam sekali pengiriman dapat mencapai 11 juta rupiah.
Dalam pengolaan kayu pulai ini sendiri, membutuhkan sedikit proses yang hrus dilakukan untuk dapat membentuk kayu pulai ini menjadi lebih bagus dari yang sebelumnya. Sebelum di produksi kayu pulai masih berbentuk seperti balok-balok yang ada pada biasanya,tenamun setelah di produksi bentuk kayu pulai menjadi lebih kecil. Proses-proses tersebut yaitu, awalnya melakukan pencarian kayu pulai di bermacam tempat seperti rawa dan lembah, kemudian kayu pulai tersebut di ukur dan di potong dengan menggunakan mesin kayu setelah itu di jemur dan di pon kemudian di bubut lalu hasilnya di hitung lalu di masukkan ke dalam karung.
Setelah proses pengolahan kayu pulai tersebut selesai maka akan dikirim ke kota-kota selanjutnya seperti Medan – Jakarta, untuk di jadikan salah satu bahan produksi dalam pembuatan suatu produk,seperti bahan gabus yang ada pada tutup termos air minum biasanya.

Akhir Kata

Demikian Postingan kali ini tentang Mengenal Kayu Pulai, Harga, Khasiat, Ciri – Ciri dan Cara Budidaya – SMK Negeri 1 Air Putih, semoga bermanfaat. Jika ada yang kurang silahkan di koreksi, terima kasih sudah berkunjung.


Sumber Web Wanajay

Baca :  Menghasilkan Uang Secara Online dengan Pemendek URL

You may also like