Mana Yang Paling Aman dan Menguntungkan, Tabungan Pendidikan Atau Asuransi Pendidikan?

By | October 14, 2018

Mana Yang Paling Aman dan Menguntungkan, Tabungan Pendidikan Atau Asuransi Pendidikan?-Apakah yang terlintas di pikiran Anda ketika Anda mendengar kata pendidikan anak?  Pendidikan merupakan hal wajib, setelah kebutuhan sandang, pangan dan papan. Pendidikan merupakan modal seseorang mengarungi kehidupan dan masa depannya kelak. Untuk itu sangat wajar setiap orang tua, melakukan apa saja demi pendidikan buah hatinya. Salah satunya dengan mempersiapkan dana pendidikannya sejak dini dengan membuka tabungan pendidikan atau asuransi pendidikan.

Mana Yang Paling Aman dan Menguntungkan, Tabungan Pendidikan Atau Asuransi Pendidikan?

Lantas, antara asuransi pendidikan dengan tabungan pendidikan, sebenarnya manakah yang terbaik untuk di pilih? Mana yang paling menguntungkan buat kita? Mana yang paling aman?

Nah, untuk menjawab pertanyaan di atas, berikut ini kami rangkum dari bermacam sumber, ulasan yang akan mengupas kebingungan Anda. Silahkan dibaca.
Perbedaan dasar antara tabungan pendidikan dan asuransi pendidikan
Tabungan pendidikan atau kerap disebut tabungan rencana, dikeluarkan oleh bank untuk rencana pendidikan. Kelebihannya, apabila nanti bank tempat Anda menabung mengalami kebangkrutan, tabungan Anda tetap aman sebab tabungan pendidikan dijamin oleh lps(lembaga penjamin simpanan).

Berbeda dengan tabungan pendidikan, asuransi pendidikan tak dijamin oleh lembaga penjamin simpanan sebab bukan produk yang dikeluarkan oleh bank, namun perbisnisan asuransi. Jika kita menjumpai ada layanan ini di bank, bank hanyalah sebagai agen penjualnya saja.

Jika kita menginginkan keutuhan modal, maka tabunganlah pilihan tepatnya. Tenamun apabila yang kita cari merupakan pelindung dan investasi, maka asuransilah jawabannya. Dua- duanya cukup punya kelebihan.

Tabungan pendidikan terdapat jangka waktu tertentu. Anda harus menabung dengan jumlah tertentu setiap bulan sampai waktu jatuh tempo yang sudah ditentukan oleh masing-masing perbisnisan. Sedangkan asuransi pendidikan mempunyai sistem pengumpulan dana dari seluruh nasabah untuk jaminan pendidikan anak. Pada saat anak masuk sekolah atau perguruan tinggi, pihak asuransi akan membiayainya dengan dana tabungan Anda sendiri. Lalu apabila orang tua meninggal dunia, maka biaya pendidikan anak  tetap akan dijamin dan dana tabungan akan disetorkan.

Baca :  Daftar Kode Bank Dan Kode Transfer Bank Terlengkap

Tabungan pendidikan dan asuransi pendidikan – kelebihan kekurangannya
Keuntungan yang akan Anda dapat apabila Anda mempunyai tabungan pendidikan merupakan bunga yang akan Anda dapatkan akan sesuai dengan yang telah disepakati. Jadi Anda tak perlu khawatir tabungan Anda akan berkurang.
Lain halnya dengan tabungan pendidikan, asuransi pendidikan terdapat tingkat keutungan yang tak pasti. Anda dapat mendapat return lebih rendah, atau lebih tinggi. Dan keuntungan lain yang ditawarkan oleh asuransi pendidikan merupakan Anda punya hari ini untuk dapat melipatgandakan simpanan.

Sebuah riset menemukan bahwa di indonesia, setiap tahunnya biaya pendidikan akan naik sebesar 15%. Mungkin akan sulit untuk mencapai tujuan pendidikan apabila melihat bahwa tabungan pendidikan hanya memberikan return atau bunga 6% setiap tahun dari dana pokok. Dan sebaliknya, apabila Anda lebih memilih asuransi, ada juga sisi negativnya, yaitu tingkat pengembalian yang tak menentu sebab nilai saham dapat turun kapan saja.

Mempersiapkan dana pendidikan harus dilakukan sedini cukup untuk dapat mencapai tujuan pendidikan. Karena keberhasilan rencana, tergantung dari strategi yang Anda lakukan sejak dini.

Kenalilah kedua produk dengan sebaik-baiknya sebelum Anda memilih. Produk tabungan dan asuransi terdapat fitur yang berbeda dari segi proteksi dan return.
Untuk Anda yang masih bingung menentukan tabungan pendidikan atau asuransi pendidikankah yang akan Anda pilih, maka uraian profil dari kedua produk di bawah ini dapat jadi bahan pertimbangan anda:

Tabungan pendidikan

  • pilihan yang tepat untuk tabungan dana pendidikan jangka pendek.
  • bunganya tak terlalu besar, dan dikenakan biaya administrasi.
  • mendapatkan asuransi jiwa walaupun ini merupakan produk tabungan. Jadi apabila yang tertanggung meninggal dunia, maka ahli warisnya akan mendapatkan dana sebesar nominal yang sudah disetujui dalam kontrak, serta dapat menmenggantisipasi pemberhentian setoran rutin dengan cara melindungi tertanggung.
  • Bunga tabungan pendidikan hanya berkisar  3% sampai dengan 6%.


Asuransi pendidikan:

  • Cocok digunakan sebagai tabungan jangka panjang, sekitar 10 tahun.
  • Kita dapat mendapatkan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan, sebab manfaat proteksilah yang lebih kaya diberikan oleh produk ini.
  • Bunganya sekitar 15% sampai 23%, jauh lebih besar dari tabungan sebab sebagian untuk investasi.
  • Perlindungan resiko kematian. Apabila yang tertanggung meninggal dunia tenamun dana pendidikan yang didapatkan si anak belum utuh, pihak asuransi menjamin akan tetap memberikan dana pendidikan untuk si anak.

Jadi apakah Anda sudah dapat menentukan mana yang akan Anda pilih? Pikirkanlah dengan bijak menurut keperluan anda, mana yang menurut Anda paling menguntungkan untuk masa depan anda.  Semoga bermanfaat

Baca :  Pengalaman Cara Membuat Dan Membuka Rekening Tabungan Di Bank BRI