Home / Berita / Google Paksa Vendor Android untuk Rutin Update Keamanan

Google Paksa Vendor Android untuk Rutin Update Keamanan

Update Patch Android – Celah sistem pada Android memang cukup menciptakan kawatir para pengguna mengingat sistem operasi yang menggunakan nama-nama makanan sebagai codename ini terdapat milyaran pengguna.

Terlebih lagi fakta membuktikan, di lapangan ada kaya vendor yang secara sengaja menipu pengguna soal rilis perbaikan keamanan.

Sebenarnya Google memberikan patch pada minggu pertama setiap bulan untuk memperbaiki celah keamanan dan bug, tenamun itu tak mengharuskan produsen untuk menyediakannya. Mereka kerap kali sangat lambat untuk merilis pembaruan.

Anehnya, fenomena patch gap seperti ini menjadi hal yang lumrah.

 Celah sistem pada Android memang cukup menciptakan kawatir para pengguna mengingat sistem ope Google Paksa Vendor Android untuk Rutin Update Keamanan

Melalui Google I/O 2019 yang diselenggarakan di San Francisco, California, Amerika Serikat, kepala keamanan Android menegaskan apabila pembuat ponsel sekarang akan secara kontraktual diwajibkan untuk mengeluarkan patch keamanan secara reguler.

“Kami telah bekerja untuk membangun penambalan keamanan ke dalam perjanjian OEM kami,” kata David Kleidermacher, kepala keamanan platform Android.

“Sekarang, ini akan benar-benar mengarah pada peningkatan besar dalam jumlah perangkat dan pengguna yang menerima patch keamanan reguler,” lanjutnya.

Project Treble

Persyaratan baru akan menggunakan Project Treble untuk menjadikan semuanya lebih ringkas. Proyek ini mecukupkan produsen ponsel Android merilis update tanpa harus menciptakan kaya perubahan software terlebih dahulu.

 Celah sistem pada Android memang cukup menciptakan kawatir para pengguna mengingat sistem ope Google Paksa Vendor Android untuk Rutin Update Keamanan

Hal tersebut sekaligus mengindikasikan bahwa ketentuan baru Google dengan para pabrikan Android hanya berlaku untuk perangkat yang menjalankan Android 8.0 Oreo atau versi diatasnya, yang memang kebagian framework baru untuk update software tersebut.

Sayangnya Google enggan menanggapi dan memberi informasi lebih detail perihal :
  • Perbisnisan mana saja yang diwajibkan mematuhi ketentuan tersebut
  • Apakah itu akan berlaku untuk semua mitra Google
  • Berapa kerap pembaruan keamanan ini akan digulirkan
  • Seberapa ketat aturan ini nantinya
Baca :  Spesifikasi HTC 11+ Akhirnya Bocor ke Publik Dengan Desain Baru

Meski demikian tetap saja ini merupakan kabar bagus. Sudah seharusnya pembuat ponsel melakukannya, jangan hanya menjual tanpa ingin maintenance produknya. Semoga bermanfaat!.

About Erzed