Home Android Creator PUBG tidak suka unsur gamenya ditiru

Creator PUBG tidak suka unsur gamenya ditiru

by Erzed
Creator PUBG tak suka unsur gamenya ditiru dengan bebas. Creator PUBG(Player Unknown’s Battlegrounds) Brendan Greene mengatakan dia tak suka apabila unsur-unsur yang ada dalam PUBG diambil seenaknya oleh game lain, bahkan gameplay dan juga grafiknya hampir sama seperti PUBG. PUBG yakni game yang tersedia di Steam dan dapat dimainkan dengan Multiplayer atau mode solo. Banyak yang bermain game yang mirip PUBG ini disebabkan gratis dan juga dapat dimainkan di Android. Melihat harga PUBG di steam yakni sekitar 190ribu atau kurang dari itu sangat sulit bagi gamer yang low budget untuk membeli game tersebut. Mereka memilih game yang hampir mirip dan mendownloadnya di Playstore. Kemiripan ini terlihat dari senjata, rumput rumput, animasi, sistem permainan, bahkan ada yang namanya hampir mirip. 

Creator PUBG tak suka unsur gamenya ditiru dengan bebas Creator PUBG tak suka unsur gamenya ditiru
Setelah rilis nya PUBG kaya game game yang meniru dan menciptakan gameplay yang hampir sama dengan PUBG. Ada yang menciptakan versi Android dan ada juga yang menciptakan versi KW nya. Brendan Greene Mengatakan β€œTidak ada perlindungan kekayaan intelektual soal game, di film dan musik sudah ada, sesampai kemudian kita tak dapat menjaga apa yang telah dikerjakan. Tapi game belum terdapat perlindungan itu dan hal ini perlu diperhatikan.” Game yang mirip dengan PUBG juga sudah terdapat lisensi resmi jadi agak sulit untuk menuntut developer game tersebut. Brendan juga mengatakan “apabila kita diharuskan menjaga sebuah karya seni dan game pun sudah termasuk karya seni bagi kekayaan orang maka dari itu game juga perlu untuk dilindungi.”Di tahun ini kaya terjadinya plagiarisme, apabila dahulu kaya Blog yang di copy paste dan ditiru isinya sampai sampai si peniru mendapatkan untung lebih kaya dari si pemilik aslinya. Bahkan sekarang ada game yang ditiru tiru, padahal sudah kaya yang menuntut developer  tersebut. Namun semua orang bebas berkarya dan menciptakan suatu yang baru, dan kita juga harus menghargai apa yang sudah mereka buat. 

Sumber: newstoday.id
Baca :  6+ cara mengatasi xiaomi redmi 5+A mati total

You may also like