Posted on
Inilah Perbedaan Antara Cek dan Giro Yang Perlu Diketahui
Inilah Perbedaan Antara Cek dan Giro Yang Perlu Diketahui

Inilah Perbedaan Antara Cek dan Giro Yang Perlu Diketahui – Pada dasarnya, cek dan giro merupakan surat berharga yang berfungsi sebagai media transaksi selain uang. Lalu dimana letak perbedaannya? Secara khusus, cek merupakan surat perintah seseorang yang mempunyai rekening di bank, lantas cek tersebut merupakan perintah untuk bank yang telah ditunjuk agar memberikan uang sesuai nominal yang tertera kepada orang yang namanya telah disebutkan pada cek tersebut.

Berbeda hal dengan cek, apabila cek diberikan secara langsung ke penerima dana, lagikan giro harus melalui pihak ketiga dahulu baru selanjutnya transaksi diteruskan ke bank, dan bank tersebut lalu mentransfer dana kepada bank si penerima. Dananya otomatis langsung masuk ke akun si penerima baru saja. Singkatnya, giro digunakan sebagai media pemindahbukuan dana.
nah, masih bingung dengan penterangan diatas? Simak ulasan berikut untuk lebih terangnya:

Inilah Perbedaan Antara Cek dan Giro Yang Perlu Diketahui

1. Berdasarkan Fungsi
Berdasarkan fungsi, sama-sama sebagai alat pembayaran sah dan sudah berskala nasional. Nah, pembedanya merupakan apabila cek hanya dapat digunakan penerima atas transaksi tunai, dan si penerima dapat menggunakan dananya secara langsung.

Sedangkan giro, sesungguhnya hanyalah media berpindahnya uang yang berbentuk non-tunai. Penerima giro hanya dapat memindahkan uang yang dari rekening pemberi dengan cara mentransfer ke rekening milik penerima. Penggunaan giro dirasa lebih aman daripada cek, apalagi apabila nominal transaksi nya cukup besar.

2. Berdasarkan Sifat
Cek merupakan tanda terima transaksi uang dalam bentuk tunai yang dapat langsung diuangkan dari si pemberi cek tersebut melalui perantara bank. Dan lagi, pencairan cek ini tak bersyarat apapun sesampai kemudian si penerima dana dapat dengan mudah mencairkan nya.

Berbeda dari cek, giro merupakan tanda pemindahan uang yang berbentuk non-tunai. Penerima hanya dapat memindahkan uangnya dari rekening pemberi melalui perantara bank, yang sebelumnya harus transfer ke rekening milik penerima.

3. Berdasarkan Tanggal Berlaku
Cek mempunyai masa berlaku yang dapat diperpanjang, biasa disebut dengan cek mundur. Perpanjangan masa berlaku ini haruslah didasari kesepakatan antara pemberi dan penerima. Cek mundur hanya berlaku apabila kedua belah pihak sudah mencapai kata sepakat.

Kebalikan dari cek, giro tak mempunyai masa berlaku yang dapat diperpanjang. Giro sendiri mempunyai 2 tanggal berlaku: tanggal efektif dan tanggal penerbitan.Tanggal penerbitan merupakan tanggal dimana pemberi menerbitkan giro, lagikan tanggal efektif ialah tanggal ketika si penerima giro memindahbukuan dana

4. Berdasarkan Tanggal Penyerahan
Cek belum dapat dicairkan apabila pada cek tersebut belum ada tanggal terbitnya. Otomatis dana dari bank yang tertera di cek tersebut juga belum dapat dicairkan.
Berbeda dengan giro, yang masih tetap saja dapat memindahkan dana meskipun tanggal yang tertera di giro belum efektif.

5. Berdasarkan Pembayaran
Pembayaran cek dapat dilakukan atas kehendak dari bank tertentu sebagai bentuk dari endorsement. Cek juga dapat dicairkan langsung tanpa syarat asalkan tak melewati tanggal kadaluwarsa.
Lain halnya dengan giro yang mewajibkan pihak lain yang namanya sudah tercantum di giro tersebut.

6. Berdasarkan Bea Materai
Pada transaksi melalui cek, pihak penerima (penarik uang) lah yang diwajibkan membayar bea materainya. Sedangkan pada transaksi melalui giro, pihak penarik dana tak diwajibkan untuk membayar bea materainya.

Penggunaan cek dan giro cukup lebih familiar di kalangan pebisnis sebab dirasa lebih aman. Akan tenamun, tak sedikit juga yang menerima cek kosong. Maka dari itu, pastikan untuk menanyakan ke pihak bank dengan terang terkait informasi yang diberikan oleh pemberi. Gunakan cek dan giro dengan bijak sesuai kebutuhan. Semoga bermanfaat.